Salam Olahraga!!!
image

Dr. Eko Widodo, sports lecturer/jounalist

ekowidodo@yahoo.com;WhatsApp- +628989-777777


Penulis berpendidikan S1 Fateta IPB; Magister Manajemen Pemasaran Univ. Moestopo; S3 Program Pasca Sarjana UNJ di Sports Education. Wartawan olah raga 1994-2015 di BOLA. Sekarang Wartawan di Sports Channel Indonesia; Dosen Pascasarjana UNJ
widget medsos

Buku Sports Event
image

Sport in the City - The Role of Sport in Economic and Social Regeneration # editor C Gratton dan I Henry (2001); 335pp Routledge

Buku Sports Development
image

Sports Development - Policy, Process, and Practice # editor Kevin Hylton dan Peter Bramham (2008); 285pp Routledge

Buku Sports Marketing
image

Introduction to Sport Marketing # Aaron C.T. Smith (2008); 341pp Elsevier

Copyright © 2018 EkoWidodo · All Rights Reserved

Cek Nama Domain

Check Domain Name ?

Batik Pria Tampan
image

BATIK PRIA TAMPAN

Rendang Uninam
image

Rendang Uninam

RSS Feed

Aku dan Pendidikan Jasmani: 13 Resep Orang Tua Membantu Aktivitas Fisik Anak

image

Komunikasi intens antara guru pendidikan jasmani (penjas) dengan orang tua murid membantu pengembangan bakat seorang anak. Seperti disarankan Paul Rosengard dkk., perhatian intens orang tua ikut mengembangkan dengan cepat kemampuan anak.

Buku perkembangan kemampuan (bisa juga digantikan semacam kartu laporan) sebaiknya ada dan dilaporkan secara kontinu pada orang tua. Guru penjas (sering dipanggil guru olah raga), sebaiknya mendapatkan informasi aktivitas ekstra anak. Tujuannya adalah mendapatkan kualitas terbaik di kelas penjas.

Centers for Disease Control AS, memberikan rekomendasi agar setiap anak melakukan aktivitas fisik kontinus setidaknya 30 menit per hari. Sebab, mengandalkan pertemuan tatap muka di kelas/lapangan, jelas kurang. Menurut mereka, anak yang memilih tidak menjalani aktivitas fisik, cenderung meningkatkan risiko penyakit kardiovascular dan permasalahan kesehatan lainnya.

Rosengard dkk. (1997) memberikan 13 tip dalam "13 Ways Parents Can Help Children Be More Physically Active" yang bisa dilakukan orang tua, dalam membantu kesehatan anak. Apa saja itu:

1. Tanyakan ke anak Anda aktivitas apa yang mereka sukai. Bantulah mereka melakukan aktivitas itu.
2. Jadilah contoh penggemar aktivitas fisik sehingga anak Anda akan menirunya.
3. Lakukan aktivitas di setiap kesempatan yang ada bersama anak-anak Anda.
4. Tawarkan anak-anak bergabung di klub olah raga yang diminati.
5. Rencanakan acara keluarga yang melibatkan aktivitas fisik seperti hiking, berenang, joging, sepeda, dll).
6. Berilah tambahan kegiatan luar sekolah setelah sekolah. Aktivitas itu bisa berbentuk beladiri, dance, berenang, senam)
7. Bawalah ke tempat yang aman untuk anak melakukan aktivitas gerak.
8. Kontrol waktu anak di depan layar TV atau di depan permainan gim konsol/video games.
9. Berilah hadiah-hadiah penambah semangat berbentuk peralatan olah raga seperti bola, skipping, sepatu roda, raket, dll)
10. Informasikan kembali ke sekolah c.q. guru pendidikan jasmani aktivitas fisik tambahan yang Anda berikan kepada anak.
11. Usulkan kepada sekolah untuk menambahkan aktivitas gerak sebelum sekolah, makan siang, dan usai sekolah.
12. Usulkan kepada sekolah untuk melakukan kegiatan rekreasi yang meningkatkan aktivitas fisik anak.
13. Aktiflah mengusulkan di lingkungan sekitar untuk membuat/merawat prasarana aktivitas fisik di taman, jalur sepeda, dan jalur hiking.

Sumber: 13 Ways Parents Can Help Children Be More Physically Active by Paul Rosengard, James Sallis, Thomas McKenzie (1997) - Strategies - An International Journal for Physical and Sport Educators (SILAKAN KONTAK BY EMAIL-SMS JIKA INGIN LEBIH DETIL TENTANG REFERENSI )

About Author: Paul Rosengard is the executive director of SPARK Physical Education; James Sallis and Thomas McKenzie are professors at San Diego State University

Picture Credit: http://westlane.dsbn.org

Mon, 2 Feb 2015 @10:38


Write Comment

Name

E-mail (not published)

URL

Comment