Salam Olahraga!!!
image

Dr. Eko Widodo, sports lecturer/jounalist

ekowidodo@yahoo.com;WhatsApp- +628989-777777


Penulis berpendidikan S1 Fateta IPB; Magister Manajemen Pemasaran Univ. Moestopo; S3 Program Pasca Sarjana UNJ di Sports Education. Wartawan olah raga 1994-2015 di BOLA. Sekarang Wartawan di Sports Channel Indonesia; Dosen Pascasarjana UNJ
widget medsos

Buku Sports Event
image

Sport in the City - The Role of Sport in Economic and Social Regeneration # editor C Gratton dan I Henry (2001); 335pp Routledge

Buku Sports Development
image

Sports Development - Policy, Process, and Practice # editor Kevin Hylton dan Peter Bramham (2008); 285pp Routledge

Buku Sports Marketing
image

Introduction to Sport Marketing # Aaron C.T. Smith (2008); 341pp Elsevier

Copyright © 2018 EkoWidodo · All Rights Reserved

Cek Nama Domain

Check Domain Name ?

Batik Pria Tampan
image

BATIK PRIA TAMPAN

Rendang Uninam
image

Rendang Uninam

RSS Feed

Aku dan Bisnis Olah Raga - Produsen Tenis Cerdik Memilih Ikon Bermerek

image

Apakah busana petenis yang dipakai itu sama dengan yang dijual di toko? Ternyata tidak sama persis. Keperluan respirasi pori-pori kulit, lentur namun nyaman, dan keleluasaan gerak menjadi pertimbangan sebuah produsen menentukan pemain siapa yang mereka pilih sebagai ikon.

Setiap petenis memiliki metabolisme pengeluaran (ekskresi ) yang berbeda-beda. "Bagi petenis, kuncinya adalah pakaian yang membantu respirasi, ringan, lentur, dan tak menganggu pergerakan," kata David Malinowski, manajer adidas Amerika khusus produk tenis kepada Sports Illustrated .

Rafael Nadal menggunakan Dri-Fit berperforasi laser.

Tampak mikroskopis bahan ClimaChill yang dipakai adidas.

Nike menggunakan bahan Dri-Fit yang dilubangi menggunakan perforasi laser di bagian berkeringat. Teknologi itu dipakai Roger Federer dan Rafael Nadal. Sedangkan adidas menggunakan bahan ClimaChill dengan serat polyester berbasis titanium dan metalik di bagian pendinginan.

Lain halnya dengan Uniqlo yang dipakai Novak Djokovic dan Kei Nishikori. Bahan kaos Djokovic dipesan khusus dari pabrik tekstil Toray menggunakan teknologi Dry EX quick-drying. Bahan itu sangat kuat namun cepat mengeringkan keringat dan nyaman.

Djokovic bergabung ke Uniqlo setelah kasus ingkar janji pemberian bonus Sergio Tacchini. Seperti dilansir majalah Forbes, Djokovic sebelumnya memakai adidas namun adidas mengurangi dana promosi tenis dan peluang ditangkap Sergio Tacchini. Empat gelar grand slam dengan memakai kaos Sergio Tacchini adalah bukti Djokovic petenis hebat. Sayangnya, mereka tak bisa membayar bonus yang dijanjikan.

Tiga tahun lalu, Djokovic diikat kontrak Uniqlo. Uniqlo dimiliki miliarder Jepang Tadashi Yanai (kekayaan menurut Forbes US$ 16,5 miliar). Uniqlo dibangun di Hiroshima pada 1984. Petenis top yang dikontrak pertama kali Kei Nishikori pada 2011, setahun kemudian Djokovic bergabung.

Novak Djokovic, keping keberuntungan Uniqlo.

"Uniqlo itu sangat beruntung di tenis. Mereka memiliki dua ikon sangat kuat pada Djokovic dan Nishikori," ucap Allen Adamson, pakar sports branding dari Landor Associates New York seperti dikutip Fox Business . "Nishikori adalah kekuatan dahsyat menembus pasar Asia."

Menurut Djokovic, ia tak mau berlama-lama menunggu dalam urusan apparel. "Karena Sergio Tacchini kurang serius, saya pun menangkap peluang yang diberikan Uniqlo. Untuk sepatu, saya masih nyaman memakai adidas," ucap Djokovic pada BloombergBusiness.

Model Baju Kembang Sepatu

Petenis Swiss juara Australia Terbuka 2014, Stanislas Wawrinka adalah ujung tombak pemasaran Yonex. Seperti dilansir Sports Business Daily , kontrak pada Wawrinka sebesar US$ 20 juta untuk empat tahun sampai 2018. Itu angka terbesar yang Yonex berikan kepada atlet. Perpanjangan kontrak dilakukan tahun lalu.

Pakaian berteknologi serat tinggi untuk Stan Wawrinka.

Sampai tahun 2015, Wawrinka mengumpulkan total hadiah US$ 14,475 juta (Rp 183,1 miliar) dari tunggal dan ganda. Bandingkan, dengan bayaran yang ia terima saat memakai kaos, celana, raket Yonex VCore Tour 97 yang beratnya hanya 300 gram (harga di Indonesia Rp 2 juta), serta sepatu Yonex Power Cushion Pro, ia dibayar $5 juta (Rp 63,2 miliar) per tahun.

Yonex berdiri pada 1946. Selain Wawrinka, produsen yang identik dengan raket bulu tangkis ini juga mengontrak petenis Juan Monaco, Angelique Kerber, Maria Kirilenko, dan Nick Kyrgios.

H&M, singkatan dari Hennes & Mauritz, adalah perusahaan asal Swedia. Di tenis, mereka mengontrak petenis asal Rep. Ceska, Tomas Berdych sebagai duta di dalam maupun di luar arena. Seperti dilansir Telegraph , kontrak itu berdurasi lama dengan nilai yang tak disebutkan transparan.

"Saya suka fesyen. Senang sekali H&M mau mengakomodasi keinginan saya itu," ucap Berdych. "Mereka membuat desain yang pas. Saya yakin kami akan lama bekerja sama," tambah Berdych yang menumbangkan Rafael Nadal di babak perempat final Australia Terbuka 2015.

Baju bercorak kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis) milik Tomas Berdych.

 

Baju Tomas Berdych, kaya dengan sentuhan fashion.

Di Prancis Terbuka lalu, Berdych memakai kaos keren dengan pola kembang sepatu (Hibiscus). Adalah Thomas Johansson, juara Australia Terbuka 2002 yang memberikan masukan. Johansson adalah konsultan di H&M. "Saya berada di Roland Garros. Saya melihat minat yang tinggi pada bunga ini," ucapnya pada USA Today .

Menurut manajer pemasaran global tenis H&M, Gustav Karboub, ia meyakini bahwa pendapatan bisa diperoleh dengan menggabungkan olah raga dan fesyen. "Kami terjun ke tenis dengan alasan itu," kata Gustav.

Finalis Australia Terbuka  2015, Andy Murray terlihat keren dan elegan dengan kaos baru produk Under Armour. Under Armour, produk AS yang bermarkas di Baltimore, Maryland ini untuk pertama kali mengontrak atlet Inggris sebagai endorser.

Andy Murray, petenis Inggris pertama yang dikontrak Under Armour.

Di Australia Terbuka ini, Under Armour membuatkan Murray t-shirt disesuaikan dengan suhu badannya. Seperti dilansir Daily Mail , Murray dikontrak empat tahun dengan nilai $ 15 juta (Rp 190 miliar). Under Armour menggantikan adidas yang sudah berakhir masa kontraknya.

"Saya senang dengan kerjasama yang terjalin. Pakaian mereka tidak hanya nyaman dipakai, namun juga penuh teknologi. Kaos membuat saya tetap nyaman meskipun panas terik," ucap Murray.

Selain Murray, Under Armour mensponsori tim sepak bola Tottenham Hotspur.

Sumber: Harian BOLA edisi II-200
About Author: Eko Widodo
Picture Credit: www.bing.com

Mon, 2 Feb 2015 @22:51


Write Comment

Name

E-mail (not published)

URL

Comment