Salam Olahraga!!!
image

Dr. Eko Widodo, sports lecturer/jounalist

ekowidodo@yahoo.com;WhatsApp- +628989-777777


Penulis berpendidikan S1 Fateta IPB; Magister Manajemen Pemasaran Univ. Moestopo; S3 Program Pasca Sarjana UNJ di Sports Education. Wartawan olah raga 1994-2015 di BOLA. Sekarang Wartawan di Sports Channel Indonesia; Dosen Pascasarjana UNJ
widget medsos

Buku Sports Event
image

Sport in the City - The Role of Sport in Economic and Social Regeneration # editor C Gratton dan I Henry (2001); 335pp Routledge

Buku Sports Development
image

Sports Development - Policy, Process, and Practice # editor Kevin Hylton dan Peter Bramham (2008); 285pp Routledge

Buku Sports Marketing
image

Introduction to Sport Marketing # Aaron C.T. Smith (2008); 341pp Elsevier

Copyright © 2018 EkoWidodo · All Rights Reserved

Cek Nama Domain

Check Domain Name ?

Batik Pria Tampan
image

BATIK PRIA TAMPAN

Rendang Uninam
image

Rendang Uninam

RSS Feed

Olimpiade Rio: Sripanggung dari Kayuhan Phelps

image

The Nielsen Company mengeluarkan kajian pada Olimpiade Rio 2016. Dalam kajian itu, terlepas dari isu persiapan yang kurang paten, namun secara overall, Olimpiade Rio mencatat sukses. Renang dan kayuhan Michael Phelps menjadi tontonan yang menyedot para penggemar olahraga dunia ke Rio.

Sukses Olimpiade Rio tidak hanya dari sektor penyelenggaraan, namun dari layar kaca. Jumlah penonton dari 2 minggu pergelaran mencapai 198 juta unique viewers di sembilan jaringan televisi besar. Olimpiade ditonton lebih dari 200 negara.

Rating tertinggi di televisi adalah cerminan dari antisipasi terhadap minat pada pesta olahraga musim panas itu, menurut kajian dari Nielsen’s Sports360. Malam terbesar di Rio terjadi pada 9 Agustus 2016 ketika Michael Phelps memenangi medali emas Olimpiadenya ke-20 dan ke-21. Pada saat yang sama, tim senam putri AS memenangi emas mengungguli Rusia.

Perolehan medali dan keberhasilan Michael Phelps. (Sumber: Wikipedia)

Tidak hanya di kolam renang dan lantai senam, cabang lain juga berlomba memberikan sajian kelas dunia. Tinju, anggar, dan tenis menjadi tontonan seru yang diminati keturunan Hispanik, Asian Americans, dan African Americans.

Lima cabang yang diantisipasi dan sesuai prediksi keseruannya adalah renang, senam, loncat indah, atletik, dan bola voli. (Lihat Grafis)

 

Copyright © 2017 The Nielsen Company

Lomba lari di lintasan tartan pun tidak kalah saat digelar final 100 m. Media sosial seperti TV viewership dan social chatter mencapai peak sejalan dengan fans yang menonton langsung. Itu terjadi pada 14 Agustus 2016. Para fans ingin melihat bagaimana Usain Bolt mendali tiga medali emas beruntun di Olimpiade 2008, 2012, dan 2016.

Tidak kurang dari 14 ribu twit pada menit menjelang pergelaran 100 m di pukul 21.28 waktu setempat. Sedangkan pada waktu yang sama, penonton TV melonjak menjadi 38,4 juta. Untuk perbandingan, penonton pada broadcast primetime hanyalah mencapai 26,8 juta. (Lihat Grafis)

Copyright © 2017 The Nielsen Company

 
Atlet olimpiade dianggap memiliki sesuatu yang lebih otentik dan asli tentang mereka, daripada atlet di liga profesional. Cerita latar belakang mereka hampir sama pentingnya dengan bakat dan kehadiran mereka di game Olimpiade, yang menjadi pertanda baik bagi keberhasilan Olympic Channel.

Menurut laporan penelitian Sports360 Nielsen, 42% penggemar Olimpiade menyadari siapa yang bersaing dalam cabang tertentu sebelum Olimpiade, dan menurut mereka 49% lebih cenderung mendukung si atlet saat mereka mengetahui sejarah pribadinya.

Kisah heroik dan keberhasilan luar biasa dari Katie Ledecky dan Simone Biles memenangi hati publik Amerika. Statistik Nielsen N-score untuk kedua perempuan itu mengangkat mereka ke level setara dengan bintang profesional seperti Serena Williams (N-Score 82) dan LeBron James (N-Score 78). Di sisi lain, false report Ryan Lochte menyebabkan kenaikan tajam N-Score-nya menjadi ofensif hingga 39, yang melampaui atlet rata-rata dan bahkan mengalahkan skor ofensif untuk petinju yang tidak pernah kalah di karier pro Floyd Mayweather dan pebasket Golden State Warriors, Draymond Green. (lihat Grafis)

 


Copyright © 2017 The Nielsen Company

 
Penggemar Olimpiade Musim Panas tidak hanya memerhatikan kompetisi dan atlet. Mereka juga menjadi perhatian iklan. Saat mengevaluasi efektivitas iklan, kami melihat bahwa penghayatan iklan dan brand memorability iklan dalam Olimpiade Rio 2016 sekitar 15% dan 25% lebih efektif daripada rata-rata iklan pemrograman olahraga di luar Olimpiade. (Lihat grafis)

 
Copyright © 2017 The Nielsen Company

Sumber: Nielsen Year in Sports Media Report 2016, Copyright © 2017 The Nielsen Company; Sports Illustrated (Michael Phelps photos); SI.com; Google; Wikipedia


Tue, 1 Aug 2017 @21:57


Write Comment

Name

E-mail (not published)

URL

Comment