Salam Olahraga!!!
image

Dr. Eko Widodo, sports lecturer/jounalist

ekowidodo@yahoo.com;WhatsApp- +628989-777777


Penulis berpendidikan S1 Fateta IPB; Magister Manajemen Pemasaran Univ. Moestopo; S3 Program Pasca Sarjana UNJ di Sports Education. Wartawan olah raga 1994-2015 di BOLA. Sekarang Wartawan di Sports Channel Indonesia; Dosen Pascasarjana UNJ
widget medsos

Buku Sports Event
image

Sport in the City - The Role of Sport in Economic and Social Regeneration # editor C Gratton dan I Henry (2001); 335pp Routledge

Buku Sports Development
image

Sports Development - Policy, Process, and Practice # editor Kevin Hylton dan Peter Bramham (2008); 285pp Routledge

Buku Sports Marketing
image

Introduction to Sport Marketing # Aaron C.T. Smith (2008); 341pp Elsevier

Copyright © 2018 EkoWidodo · All Rights Reserved

Cek Nama Domain

Check Domain Name ?

Batik Pria Tampan
image

BATIK PRIA TAMPAN

Rendang Uninam
image

Rendang Uninam

RSS Feed

Pembaca Digital Cenderung Menunggu Notifikasi

image

Pembaca, tahukah Anda bahwa lebih dari setengah pelanggan cetak telah membayar sumber favorit mereka selama lima tahun atau lebih. Hasil data itu merupakah output dari survei insight yang dibuat American Press Institute. Setidaknya, itu bisa menggambarkan fenomena gangguan digital terhadap media cetak.

Pelanggan digital juga cenderung mulai menggunakan sumber baru-baru tersebut. Sekitar 1 dari 3 pelanggan digital mengatakan bahwa mereka mulai membayar sumber tersebut kurang dari tiga bulan lalu. Hanya 7 persen pelanggan cetak adalah pelanggan baru-baru ini.



Sebagian besar pelanggan cetak (53 persen), di sisi lain, telah berlangganan lima tahun atau lebih. Hanya 19 persen pelanggan digital yang masuk dalam grup tersebut.

Apakah pelanggan digital termotivasi untuk membayar dengan berbagai alasan daripada pelanggan cetak? Untuk sebagian besar, kedua kelompok digerakkan oleh faktor yang sama. Kualitas dan harga, misalnya. Kualitas dan harga adalah elemen kunci yang memicu orang untuk berlangganan, apakah konsumen mendapatkan cetakan atau langganan digital.

Persepsi bahwa outlet berita bagus liputan topik tertentu dan promosi langganan diskon, termasuk di antara dua alasan utama untuk kedua kelompok tersebut juga.



Namun, pelanggan digital lebih mungkin daripada pelanggan cetak, untuk mengatakan bahwa mereka mulai membayar karena melihat publikasi di media sosial (25 persen vs. 8 persen). Pelanggan digital juga cenderung mengatakan bahwa mereka membuka (hitting) konten yang bisa mereka dapatkan secara gratis (29 persen vs. 12 persen).

Pembaca digital cenderung melihat tanda (alert) yang muncul di media sosial sebelum memutuskan membaca informasi yang ada. Sementara 29 persen pelanggan digital mengatakan bahwa mereka mengetahui bahwa mereka memiliki batas untuk mengklik informasi, 7-10 persen tidak menyebutkannya sebagai faktor.



Dengan kata lain, elemen lain menggaet pelanggan digital lebih penting daripada meter warning. Mereka hanyalah bagian dari rangkaian elemen - bersamaan dengan cakupan topik atau promosi tertentu - saat mencoba membujuk calon pelanggan untuk membayar.

Sumber: Statista; American Press Institute

Sun, 6 Aug 2017 @16:54


Write Comment

Name

E-mail (not published)

URL

Comment